MENARA-MENARA bersejarah terdiri
dari berbagai bentuk dan ukuran serta memiliki banyak fungsi. Beberapa
dibangun untuk menjaga lokasi-lokasi yang strategis, ada juga yang
digunakan sebagai penjara; akan tetapi, kebanyakan sekarang digunakan
sebagai objek pariwisata. Menara yang
merupakan bangunan tertinggi di kota kecil Crest di tepi Sungai Drôme,
sebelah tenggara Prancis, telah memenuhi ketiga peran ini.
Dengan ukurannya yang
mengesankan, Menara Crest dapat dilihat dari jarak jauh. Karena sisinya
yang menghadap ke timur laut dengan tinggi 52 meter, menara ini menjadi
salah satu menara tertinggi di Prancis. Dari puncaknya, panorama kaki
Gunung Vercor, Pegunungan Ardèche, dan Lembah Rhone benar-benar luar
biasa.
Asal-usul menara ini tidak
diketahui dengan pasti, namun pada awalnya menara ini berfungsi sebagai
benteng. Selama Perang Salib kaum Albigens pada abad ke-13, pasukan
Katolik di bawah pimpinan Simon de Montfort, dibantu para uskup Katolik,
berhasil merebut kastel itu. Kemudian, kastel ini digunakan sebagai
basis dalam peperangan melawan kelompok Albigens.
Sekarang,
Menara Crest telah menjadi monumen bersejarah yang dikunjungi oleh
rata-rata 30.000 orang setiap tahun. Pada tahun 1998, menara ini
disertakan dalam acara peringatan 400 tahun keluarnya Edikta Nantes.
Dinding-dindingnya merupakan pengingat yang suram tentang apa yang akan
terjadi jika iklim intoleransi beragama dibiarkan berkembang.
Source : Wachtower Library 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar